Belajar Mengendarai Motor Kopling Dalam Waktu Singkat

Belajar Mengendarai Motor Kopling Dalam Waktu Singkat

Motor kopling memang memiliki daya tarik tersendiri jika kita melihat perkembangannya motor kopling ini tidak kalah saing dengan motor matic. Desain pada motor kopling sangat memiliki kharisma tersendiri hingga memikat daya tarik banayk orang. Selain itu banyak mindset orang terutama pada kaum hawa jika melihat laki – laki mengendarai motor kopling sangat macho.

Diyakini bahwa motor kopling memiliki laju kecepatan yang tinggi. Selain itu juga tidak bisa di pungkiri motor kopling seperti ini adalah idola kaum pria. Penjualan motor kopling pada tahun ini juga meningkat, hal ini karena jika kita lihat dari komponennya sangat keren sekali. Namun mungkin beberapa dari anda masih ada yang belum bisa mengendarai motor kopling ini. Maka  dari itu kali ini kita akan menyajikan beberapa tahap agar anda dapat mengendarai motor kopling. Akan tetapi sebelumnya kita harus mengerti dulu fasilitas apa yang harus kita kenakan saat kita akan mengendarai motor.

Gambar terkait

Fasilitas Penting Yang Harus Anda Kenakan Saat Akan Mengendarai Motor

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan saat mengendarai sepeda motor pastinya anda harus berhati – hati saat mengendarainya. Selain itu untuk menghindari terjadinya luka parah jika anda mengalami kecelakaan sebaiknya anda mengenakan fasilitas pengaman. Yakni seperti berikut ini :

1. Memakai  Helm

Helm merupakan alat berkendara paling penting dan wajib Anda miliki. Apabila Anda mengalami kecelakaan maka helm ini yang dapat melindungi Anda dari cedera kepala. Helm yang Anda kenakan harus nyaman di kepala namun tetap cukup lebar agar Anda dapat melihat kondisi sekeliling.

Tentunya pilihlah helm yang terbaik menurut Anda. Supaya kepala Anda terlindungi dengan baik untuk itu belilah helm yang didesain dengan standar keamanan berkendara. Selain itu tidak perlu helm yang paling mahal yang penting sesuai Hukum Indonesia. Yang mana mewajibkan bahwa helm yang Anda kenakan saat berkendara berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).

Pada helm impor biasanya ditandai pula dengan standar DOT (dari Departemen Transportasi Amerika Serikat) atau ECE(Komisi Ekonomi Eropa). Pada Standar – standar tersebut layak untuk Anda jadikan patokan keamanan. Hal ini agar kepala Anda dapat terlindungi saat kecelakaan. Pada Ketiga standar tersebut pun telah diuji menurut situasi keamanan berkendara di jalan raya.

Terdapat pula helm lain yang menyertakan lebih banyak fitur keamanan dan kenyamanan. Sebagian pengendara juga lebih menyukai merek helm Snell karena helm tersebut memiliki standar keamanan yang lebih tinggi. Tentunya  sebagaimana diatur oleh Yayasan Memorial Snell yaitu seperti performa baik dalam kecepatan tinggi dan permukaan yang lebih kasar.

Hasil gambar untuk helm sni

Anda harus mengukur ketepatan helm dengan kepala Anda di sebuah toko alat berkendara. Cara lainnya Anda juga dapat mengukur besar kepala Anda sendiri dengan meteran kain, 1,5 cm di atas alis. Kemudian bandingkan pengukuran kepala Anda dengan tabel ukuran merek yang hendak Anda beli. Perlu kita ketahui bahwa setiap merek memiliki pengukuran yang berbeda-beda.

Maka pastikan Anda melihat tabel pengukuran setiap merek yang hendak Anda beli. Pastikan helm yang akan anda beli dapat terpasang dengan baik di kepala Anda. Selain itu pada lubang mata helm yang tepat untuk kepala Anda bermula tepat di atas alis dan jari Anda hampir tidak dapat masuk ke sela antara muka dan helm. Bermacam – macam helm yang berbeda diciptakan untuk berbagai jenis kepala yang berbeda pula. Jika helm Anda berukuran tepat tetapi tidak nyaman saat dikenakan maka cobalah helm yang lain. Demi keamanan yang paling baik untuk itu belilah helm full face atau modular.

2. Memakai Jaket

Jaket digunakan pada sepeda motor akan melindungi tubuh bagian atas serta organ internal Anda. Umumnya jaket sepeda motor biasanya terbuat dari kulit atau bahan sintetis seperti kevlar. Maka pakailah jaket khusus sepeda motor yang dirancang dengan perlindungan tubuh untuk menyerap energi tabrakan. Jika sebuah jaket ditandai dengan logo CE (Certified European) desain jaket tersebut telah mencapai persyaratan standar di Eropa.

Jaket yang berukuran pas akan terasa pas di tubuh bagian atas namun tetap membolehkan lengan Anda bergerak secara leluasa. Selain itu pertimbangkanlah kondisi lingkungan berkendara Anda agar berat dan fitur jaket sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh  jaket yang akan Anda kenakan di negara yang bercuaca panas akan memiliki lebih banyak ritsleting dan ventilasi agar angin tetap dapat mengalir.

Jika Anda hendak mengenakan jaket yang terbuat dari bahan kulit anda harus pastikan jaket itu memang didesain khusus untuk berkendara. Jaket kulit yang biasa tidak cukup untuk melindungi Anda. Selain digunakan untuk keamanan berkendara dan jaket juga dapat melindungi Anda dari kondisi lingkungan seperti terik matahari, angin, hujan, dan suhu dingin.  Jika Anda merasa nyaman saat berkendara tentunya Anda dapat berkonsentrasi dengan lebih baik.

3. Memakai  Sepatu Bot, Sarung Tangan, Serta Perlengkapan Lain Untuk Berkendara

Sepatu bot dan juga sarung tangan dapat memberikan Anda kenyamanan tambahan saat berkendara. Sepatu bot dapat melindungi kaki dan lutut Anda. Selain itu Celana khusus dapat melindungi betis dan paha Anda. Ketika berkendara tentu kaki Anda akan mengalami banyak tekanan. Saat itu juga Anda harus melindungi kaki Anda dengan baik. cek juga postingan tentang mobil tercepat di dunia

Pada sepatu bot yang didesain khusus untuk berkendara biasanya tinggi sampai ke lutut dan bersol antiselip khusus dengan pelindung jari logam yang terpasang dengan baik. Tentunya saat hendak membeli anda harus menguji sepatu tersebut dengan cara mencengkeram pelindung jari dan bagian belakang sepatu kemudian putar dalam gerakan memeras baju. jika sepatu itu sulit diputar (berbahan keras) maka kemungkinan besar sepatu itu pun akan melindungi Anda dengan baik dalam sebuah kecelakaan.

Hasil gambar untuk sepatu bot

Selain sepatu bot sarung tangan juga melindungi tangan Anda dari serangga dan debu/serpihan yang beterbangan dan dapat pula menghangatkan jari Anda. Sarung  tangan yang tepat membolehkan tangan Anda bergerak dengan leluasa. Alangkah lebih baik apabila sarung tangan itu dilengkapi dengan ikatan velcro di bagian pangkalnya. Di bagian Ikatan ini dapat menahan sarung tangan tetap pada tempatnya walaupun terkena tekanan besar. Sarung tangan yang berbahan kevlar juga dapat melindungi tangan Anda dan sementara itu jari Anda masih dapat bergerak bebas.

Hasil gambar untuk sarung tangan motor

Terdapat pula celana khusus berkendara adalah sebuah peralatan berkendara yang jarang diperhatikan orang. Celana jeans pada umumnya lebih didesain untuk gaya dan bukan untuk fungsi perlindungan dan biasanya akan robek saat terjadi kecelakaan. Memilih calana jeans yang lebih baik adalah celana yang berbahan sama dengan jaket Anda. Bahan seperti ini biasanya didesain untuk menahan tekanan tajam apabila terjadi kecelakaan.

Gambar terkait

Hal Yang Dilarang Dalam Mengendarai Motor Kopling

Bagi kalian mengendarai motor kopling di tanjakan dan turunan memang sangat mudah apabila sudah terbiasa mengendarai motor kopling. Akan tetapi tidak dipungkiri ada beberapa hal penting yang harus anda hindari saat mengendarai motor kopling manual. Beberapa hal yang dilarang saat mengendarai mobil alphard yakni :

  • Anda tidak diperkenankan menaikan atau menurunkan gigi transmisi tanpa menarik tuas kopling. Hal ini bisa menyebabkan motor terhentak dan berpotensi merusak komponen transmisi.
  • Anda harus menghindari melepas pedal kopling secara mendadak yang bisa membuat motor langsung mati.
  • Untuk performa mesin semakin optimal sebaiknya anda jangan menggunakan gigi 3 atau gigi 4 saat motor akan berjalan. Anda harus pastikan transmisi pada gigi pertama dan selanjutnya silahkan ditambah sesuai dengan kecepatan motor.
  • Jangan langsung menarik tuas gas pada RPM tinggi saat awal menjalankan motor.

 

Cara Mengendarai Motor Kopling

1. Cara Kerja Pada Motor Kopling Manual

Gambar terkait

Pada  motor yang menggunakan kopling manual memiliki tuas yang sering disebut sebagai handle kopling. Letaknya berada di setang bagian kiri dan terhubung dengan kabel kopling. Pada saat tuas kopling tidak di tarik maka plat tekan dan plat gesek akan ditahan oleh plat penekan. Hal ini biasa disebut sebagai cluth pressure palte yang mana nantinya akan dibantu oleh pegas kopling agar tenaga putar dari poros engkol sampai pada roda belakang.

Pada saat handle kopling di tarik maka kawat kopling akan menarik alat pembebas kopling dan menekan batang tekan atau Pushrod. Sehingga nantinya akan membuat Pushrod mendorong piringan penekan ke arah berlawanan dengan arah gaya pegas kopling yang mengakibatkan plat gesek dan plat tekan salin merenggang dan putaran rumah kopling tidak diteruskan pada poros utama.

Motor akan langsung mati pada saat anda melepas tuas kopling secara tiba-tiba saat posisi motor berhenti dan posisi gigi berada pada kondisi hidup. Tentunya anda harus beradaptasi terlebih dahulu. Dikarenakan pengendalian motor kopling berbeda dengan motor matic yang notabennya menggunakan kopling otomatis yang membut kita lebih mudah mengendarainya.

2. Cara Mengendarai Motor Kopling

Setelah kita mengetahui cara kerja kopling manual pada sepeda motor maka sekarang giliran kita belajar untuk mengendalikan motor kopling dengan lancar. Cara mengendarai motor kopling memang mudah. Anda hanya perlu mengikuti tahap berikut ini :

  1. Pertama tentu anda harus siapkan motor kopling yang memiliki kondisi sehat
  2. Selanjutnya anda jangan lupa memakai helm atau jaket untuk berjaga-jaga apabila anda terjatuh saat belajar mengendarai motor kopling.
  3. Lebih baiknya lagi anda pergi ke tanah lapang atau untuk menghindari kecelakaan yang tidak dinginkan. Jika belum terbiasa memang cukup berbahaya karena motor bisa mati secara tiba-tiba apabila salah mengatur tuas kopling saat berpindah gigi.
  4. Jika semuanya telah siap pastikan gigi transmisi pada posisi netral. Karena beberapa motor kopling jaman sekarang tidak bisa distarter saat gigi masuk.
  5. Kemudian saat anda menghidupkan mesin jangan lupa kopling ditarik agar semakin mudah menghidupkan mesin.
  6. Setelah motor nyala tekan tuas kopling untuk memasukan gigi transmisi ke posisi satu dengan menekan pedal transmisi kearah depan.
  7. Tahap berikutnya anda harus melepas tuas kopling secara perlahan. Disarankan jangan langsung menarik gas ketika posisi motor belum bergerak agar anda tidak kaget.
  8. Tahap ini yang sulit dari mengendarai motor kopling. Dikarenakan anda harus melepas tuas kopling dengan tepat dan perlahan agar motor tidak langsung mati.
  9. Lalu sebenarnya motor akan langsung jalan tanpa perlu menarik tuas gas asalkan anda melepas tuas kopling secara perlahan. Hal ini disebabkan motor berada pada posisi setengah kopling.
  10. Kemudian tinggal anda menyeimbangkan diri dan menarik tuas gas secara perlahan agar motor bisa berjalan dengan nyaman.
  11. Tahap selanjutnya melalukan perpindahan gigi transmisi ke posisi dua dengan menarik tuas kopling dan menaikan pedal transmisi.
  12. Pada tahap perpindahan gigi transmisi motor kopling manual memang berbeda dengan motor bebek yang memakai kopling otomatis. Karena posisi gigi satu harus ditekan ke bawah, dan posisi gigi dua dan selanjutnya di tekan ke atas. Jika anda telalu sedikit menaikan gigi satu maka transmisi akan berpindah ke posisi netral. Tapi juga di naikan sepenuhnya makan akan berpindah ke posisi dua.
  13. Sekarang ini rata-rata motor kopling menggunakan transmisi 5 pecepatan dan 6 percepatan dengan posisi gigi (1-N-2-4-5) atau (1-N-2-3-4-5-6). Anda harus biasakan diri dengan posisi perpindahan gigi sesuai dengan tipe motor kopling yang anda miliki.
  14. Pada saat menaikan atau menurunkan gigi jangan lupa selalu menekan tuas kopling dan melepasnya secara perlahan beriringan dengan menarik tuas gas.
  15. Jika anda mengendarai motor pada kecepatan di bawah 20 km/jam maka disarankan untuk memposisikan gigi pada gigi dua agar motor siap di gas maksimal saat menambah kecepatan.
  16. Selanjutnya jika ingin menambah kecepatan sampai 40 km/jam maka kami sarankan untuk berpindah pada gigi ketiga.
  17. Kemudian pada saat berlari pada kecepatan melebihi 60 km/jam silahkan berpindah ke posisi gigi empat.
  18. Posisikan gigi lima dan enam bisa disesuaikan dengan RPM motor saat posisi menengah ke atas.
  19. Untuk menurunkan gigi anda tinggal menarik kopling lalu menekan pedal transmisi ke bagian depan.
  20. Jika anda masih tahap belajar disarankan untuk tetap memposisikan motor pada gigi tiga. Bertujuan agar berkendara bisa stabil sembari menyesuaikan diri dengan tuas kopling untuk menaik-turunkan posisi gigi perseneling.

Hasil gambar untuk cara kerja motor kopling

3. Cara Mengendarai Motor Kopling Di  Jalan Tanjakan

Jika kita merasa lancar mengendarai motor kopling di tanah lapang sekarang tinggal anda turun ke jalan raya. Tentu saja tidak semua jalan yang kita lalui rata, pasti ada jalan menanjak dan menurun. Maka saat berada di tanjakan kami sarankan untuk memposisikan motor pada gigi satu agar tenaga motor bisa keluar secara maksimal. Kemudian anda tinggal berpindah gigi sesuai dengan kondisi tanjakan dan kecepatan motor. Berhati – hatilah karena memindahan gigi transmisi tidak boleh asal. Selain itu anda harus menyesuaikan dengan kecepatan motor.

  • Pada Gigi 1 : Rentang kecepatan 0-10 km/jam
  • Pada Gigi 2 : Rentang kecepatan 10-40 km/jam
  • Pada Gigi 3 : Rentang kecepatan 40-60 km/jam
  • Pada Gigi 4 : Rentang kecepatan 60-80 km/jam
  • Pada Gigi 5 : Rentang kecepatan 100 km/jam ke atas

Hasil gambar untuk tanjakan

Jika motor kopling yang anda miliki memiliki gigi 6 maka anda tinggal menyesuaikan kecepatan sesuai dengan putaran rpm. Bila anda memiliki Yamaha R25 dan Yamaha MT25 tidak perlu ragu dalam memaksimalkan perpindahan gigi. Karena motor kopling Yamaha tersebut telah dilengkapi fitur Shift Timing Light. Shift Timing Light bisa menjadi panduan untuk berpindah gigi sesuai dengan putaran rpm agar menghasilkan performa mesin yang maksimal.

4. Cara Mengendarai Motor Kopling Di Jalan Turunan

Untuk melampui jalan ini anda bisa melepas kopling agar fitur Engine Brake berfungsi.  Karena fitur tersebut memang sangat penting untuk mengurangi kecepatan motor tanpa perlu menginjak rem asalkan anda tidak menarik tuas gas. Jika anda kurang nyaman dengan Engine Brake maka anda bisa menekan tuas kopling dan berpindah ke gigi bawah agar nantinya selepas turunan bisa langsung menarik gas tanpa mengurangi performa mesin.

info buat kalian yang belum pernah naik pesawat, mungkin bisa cek dulu postingan kami yang lain tentang bagaimana tata cara naik pesawat. kuy brengooy