Tahap – Tahap Tune Up Mobil Dengan Cepat !

Tahap – Tahap Tune Up Mobil Dengan Cepat !

Bagi anda yangg memiliki mobil tentunya tidak asing dengan istilah tune – up mobil  dapat memaksimalkan peforma mesin agar tetap optimal dan dapat menghindari resiko kerusakan yang lebih parah. Kemudian juga untuk memastikan kondisi dari komponen dan semua sistem baik sesuai dengan ada yang di buku manual. Berikut ini adalah tahap – tahap melakukan tune up pada mobil :

Lakukan Pemeriksaan Dasar

1. Periksa pada oli dan tambahkan jika perlu

Sebagai cara termudah yang Anda bisa lakukan untuk memperpanjang usia mobil Anda tanpa membayar tune up yang mahal dengan memeriksa ketinggian oli mesin Anda dan tambahkan jika kurang. Memerlukan waktu beberapa menit untuk memeriksa ketinggian oli, dan dipstick pada mesin  akan memudahkan Anda melakukan pemeriksaan ini. caranya sebagai berikut :

  1. langkah awal dengan mencari tutup mesin Anda biasanya berlabel “Oil” dan dipstick yang biasanya ada di dekat blok mesin.
  2. Lakukanlah saat mesin dingin atau lakukan di pagi hari, untuk mendapatkan pengukuran yang akurat.
  3. Selanjutnya angkat dipstick dan bersihkan dengan kain lap atau tissue.
  4. Lalu periksa lapnya jika olinya sangat hitam, adanya sedimen atau oli yang mengandung endapan maka perlu mengganti oli
  5. Kemudian masukkan kembali dipstick dan angkat kembali untuk memeriksa ketinggian olinya.
  6. Dilihat garis pada dipsitk akan menunjukkan ketinggian oli yang ada di dalam mesin.
  7. Bila permukaan oli rendah maka buka tutup oli dan tambahkan sedikit oli mesin yang cocok untuk mesin Anda. kemudian tanyakan ke toko sparepart jika Anda tidak yakin oli apa yang harus Anda pakai.
  8. Anda harus menggunakan corong agar tidak tumpah, dan periksa kembali setelah Anda menambahkannya.

Gambar terkait

2. Cek baunya

  1. Untuk menghindari ban kempes anda harus periksa roda dan rotasikan secara berkala.
  2. Periksalah tekanan ban, dan periksa kembang dari roda, ganti bila perlu.
  3. Untuk mempermudah anda bisa menggunakan alat ukur tekanan ban pada pom bensin atau Anda bisa membelinya dengan beberapa dolar di toko sparepart dan simpan dalam laci mobil untuk pemeriksaan teratur.
  4. Selanjutnya lihat pada dinding ban Anda untuk tekanan yang benar
  5. Perlu hati – hati jangan memompa lebih dari itu karena menjaga tekanan ban Anda normal akan meningkatkan penghematan bbm dan pengendaraan yang aman.

3. Cek cairan lain

Gambar terkait

Tahap selanjutnya anda harus cek tabung cairan penyemprot kaca, oli transmisi, oli rem, dan juga tabung anti beku. Kemudian  pastikan semua penuh dan bersih, tambahkan jika perlu. Sebenarnya ini tidak perlu Anda lakukan tiap minggu tapi lakukan tiap beberapa lama agar mobil Anda selalu dalam kondisi yang baik. Dipstik Oli transmisi adalah dipstick lain yang ada pada mobil matic selain dipstik oli mesin. Ambil lap bersih dan baca ketinggiannya yang harusnya berwarna merah bening. Dalam hal ini hanya melakukan penggantian oli transmisi tiap 100.000 mil.

Oli rem berada pada tabung plastik putih di ruang mesin berlabel “brake fluid” seharusnya tidak berkurang, kecuali ada kebocoran. Yang mana artinya Anda harus segera melakukan perbaikan atau periksa sendiri. Pada air radiator atau pendingin perlu diperiksa saat mobil dingin. Pada  saat mesin panas meskipun sedikit tetapi air radiator akan menyemprot dari tutupnya jika Anda membukanya. Bika Anda mencium bau aneh dari kisi-kisi AC maka mungkin air radiator bocor menyebabkan glikol menetes pada mesin dan terbakar. Dan itulah yang memungkinkan penyebab air berkurang.

Baca juga Fasilitas Kapal Pesiar di Dunia Yang Membuat Anda Terkejut!

Letak Oli Power steering dan air wiper pada ruang mesin dalam tabung plastik. Pada oli power steering biasanya memiliki penanda ketinggian oli untuk mesin dingin dan panas. Maka anda harus periksa batas yang benar dan tambahkan jika perlu. Sebenarnya air wiper tidak terlalu penting bagi usia mobil akan tetapi bisa memperpanjang usia wiper Anda dengan memastikan isinya penuh.

4. Cek aki

Selanjutnya ada harus periksa aki dari korosi dan tanda-tanda kerusakan lainnya. Pada terminal aki bisa diselubungi cairan dari aki. Inilah yang menyebabkan timbulnya endapan yang bisa mengganggu saat ada ingin menstarter mesin. Bila Anda merasa starter mobil Anda tidak selancar biasanya maka periksa terminal itu. Kemudian bersihkan bila perlu dengan baking soda dan sikat gigi bekas. Anda juga dapat menggunakan sedikit soda pop pada bagian yang korosi dan kemudian bersihkan. Lalu kendurkan baut dan bila perlu bersihkan dari segala kotoran.

Hasil gambar untuk cek aki

5. Cek rem

Lakukan secara rutin pada saat jalanan sepi dengan memompa rem Anda dengan keras dalam kecepatan rendah untuk merasakan reaksinya. Tentunya tiap gejala bisa menjadi tanda kerusakan kanvas rem yang merupakan isyarat bahwa Anda harus melakukan tune up segera.

6. Cek lampu

Periksalah secara rutin memeriksa semua lampu untuk memastikan semuanya bekerja dengan baik dan tidak ada yang putus. Dengan cara menyalakan lampu sen dan menginjak rem saat parkir, untuk memeriksa lampu-lampu itu. Untuk memeriksa terangnya lampu maka Anda bisa memarkirkan mobil Anda mengarah ke tembok dan nyalakan lampu depan. Jika mungkin setelan lampu berubah dan perlu disetel kembali untuk memastikan arah lampu yang benar untuk memberikan penerangan yang baik saat berkendara malam hari.

Lakukan Tune Up Rutin

1. Mengganti oli tiap 3.000 mil

Hasil gambar untuk mengganti oli

Demi menjaga performa mesin Anda tetap optimal maka Anda harus membuang oli seluruhnya dan menggantinya dengan oli baru yang tepat. Kemungkinan juga harus mengganti filter oli dan  biasanya harus diganti setiap 15.000 mil. Pada saat Anda mengganti oli merupakan saat yang tepat untuk mengganti filter oli. Hal ini yang akan memperpanjang usia mobil Anda. Dengan mengganti oli adalah proyek yang cukup pelik. Walaupun tidak ada yang susah dalam melakukannya tetapi perlu tempat dan alat yang cukup. Bahan yang harus anda siapkan seperti oli baru, baki penampung oli bekas, jackstand atau jembatan tinggi.

2. Merotasikan ban dan ganti jika perlu

Sebagai penyeimbang keausan roda dan mendapatkan umur lebih panjang, sangat baik untuk merotasi roda mobil Anda dengan pola silang.  Anda mungkin tidak bisa menukar roda ke sisi yang berbeda karena semua tergantung jenis ban mobil anda. Namun dapat juga menukar dari depan ke belakang pada sisi yang sama. Dengan hanya memerlukan beberapa jackstand jika Anda ingin melakukannya sendiri. Atau dengan membawanya ke bengkel untuk melakukan rotasi dengan cepat dan murah.

3. Mengganti wiper jika perlu

Gambar terkait

Pernahkah anda menjumpai bahwa karet wiper sudah retak, kendor atau pembersihan yang tidak sempurna saat digunakan? Inilah waktu yang tepat untuk mengganti karet wiper dengan yang baru. Di toko yang telah disediakan  Anda bisa menemukan wiper yang cocok untuk mobil Anda dan cari ukuran  yang sama, atau bawa wiper lama sebagai contoh.

4. Mengganti filter udara

Letak filter udara biasanya ada di bagian atas mesin dan di bawah penutup yang besar. Biasanya bisa terbuat dari logam atau plastik. Dengan anda membuka dan memberisihkan filter udara akan memperpanjang usia mobil Anda.

5. Memeriksa dan ganti belt jika perlu

Serpentine belt merupakan tali panjang  di antara alternator,  pompa power steering dan komponen mesin lain. Kecocokan pemasangan belt akan berbeda beda tentu tergantung mesin Anda. Namun  jika Anda mendengar suara mencicit pada saat Anda menstarter mobil maka periksa belt dari kerusakan dan ganti jika perlu. Harga belt hanya beberapa dolar dan diagram pemasangan biasanya terdapat pada ruang mesin.

6. Mengganti busi

Hasil gambar untuk Mengganti busi

Perlu kita ketahui bahwa busi juga harus diperiksa dan diganti jika perlu. Karena busi ini sangat penting dalam pembakaran bbm jadi sangat penting untuk memastikan busi dalam kondisi baik. Kerusakan pada busi menyuebabkan mesin pincang dan mogok jadi Anda harus selalu memastikan busi dalam kondisi baik.

Cara Memperpanjang Usia Mobil

1. Mengurangi pemakaian

Dengan lebih sering Anda melakukan start maka akan makin berat bagi mobil. Bila Anda ingin memperpanjang usia mobil maka gunakanlah hanya pada saat benar-benar perlu dan hindari start dan stop terlalu sering. Hindarilah perjalanan pendek atau gabungkan dengan perjalanan panjang. Seperti misalnya saat  Anda ingin ke toko pagi harinya dan Anda ingin memberli dofgood dan ke supermarket sore harinya maka gabungkan perjalanan itu agar efektif. Jika Anda tidak akan mengemudi untuk periode waktu lama maka tempatkan mobil Anda di tempat aman.

2. Mengakselerasi perlahan

Jika anda memberikan beban pada transmisi dengan mengebut dari posisi berhenti akan merusakkan mesin Anda di jangka panjang. Dan pastinya saat Anda sedang terburu-buru anda harus tetap pelan jadi cara berakselerasi yang lembut. Anda harus tingkatkan kecepatan perlahan-lahan. Begitu pula  saat Anda mengendarai mobil matic sebaiknya seperti sedang akan mengganti gigi dengan santai.

3. Memperlakukan rem dengan lembut

Gambar terkait

Pada mobil manual bisa melakukan perlambatan dengan mengganti gigi ke gigi rendah. Sedangkan pengemudi mobil matic harus lebih hati-hati untuk menghentikan mobil secara mendadak pada saat terakhir. Jika anda  langsung mengerem setelah menambah kecepatan akan membuat rem Anda cepat aus ini berlaku apapun jenis mobil Anda. Selain itu anda juga harus hindari menambah kecepatan di lampu merah. Dengan cara lepaskan kaki dari gas dan bersiaplah untuk berhenti.

4. Mengganti gigi dengan lembut pada mobil manual

Tahap Mengganti kopling merupakan salah satu pekerjaan yang paling sulit dan mahal. Mengganti gigi dengan kasar akan menyebabkan gigi saling beradu. Hal lainnya seperti RPM yang terlalu tinggi juga dapat membebani trnasmisi yang akan mahal untuk diperbaiki. Maka sebaiknya anda mengganti gigi dengan lembut  khususnya di gigi rendah.

5. Menggunakan bbm terbaik

Mengguunakan bbm dengan oktan yang sesuai spesifikasi biasanya tertulis pada tutup tangki bensin. Hindarikan mengisi bensin pada pom bensin yang baru diisi oleh truk tangki. Dikarenakan endapan tanah atau air bisa tercampur dan terhisap ke dalam tangki mobil. Hal ini bisa menyumbat filter bensin Anda. Apabila tidak ada pom bensin lain maka tunggu 15-20 menit kemudian baru Anda mengisi bensin.

6. Segeralah perbaiki saat timbul masalah

Jika saat itu masalah timbul maka saat itu juga segera lakukan tune up. Jika mengendarai mobil dengan belt alternator yang mencicit selama berminggu-minggu buruk akibatnya bagi mobil Anda dan juga ketenangan tetanggan Anda.

Langkah – Langkah Tune Up Engine EFI XENIA di KM 20.000

Berikut inilah komponen – komponen yang di tune up dalam mesin EFI (Electronic fuel injection) :

1. Air Cleaner (AC)

Tahap awal membersihkan  AC dengan menggunakan kompresor (angin) agar AC tetap dalam keadaan bersih.  Sehingga  udara yang telah  masuk kedalam ruang pembakaran bersama bahan bakar tetap bersih.

2. Kabel Tegangan dan Koil

Pada umumnya didalam mesi EFI (Electronic Fuel Injection) koil dan kabel tegangan sudah dirangkai menjadi satu komponen. Maka pemeriksaan koil dan kabel tegangan di cek secara bersamaan menggunakan multimeter. Ini dilakukan bertujuan agar mengetahui koil masih efisien atau tidak. Dengan cara pemriksaan yakni meng hubungan multi meter dengan koil dan kabel tegangannya. Kemudian pada saat multimeter di hubungkan pada koil dan kabel tegangan maka jarum pada multimeter akan menunjukan angka 50, 50 tersebut menyatakan 50 ampere. Hal ini menujukan bahwa koildan kabel tegangan masih efisien. Tetapi jika jarum pada multimeter menunjukan kurang atau lebih dari 50 maka koil dan kabel tegangan menujukan tidak efisien.

Hasil gambar untuk Kabel Tegangan dan Koil

3. Busi

Pada  busi umumnya tidak hanya di bersihkan tetapi juga bisa di ganti dengan yang baru tergantung kepada keadaan busi masih bagus atau tidak. Adapula  biasanya penggantain busi sering dilakukan pada KM 20.000. Maka jika keaadaan busi masih bagus bersihkan busi menggunakan hamplas atau sikat kawat. Kemudian stel celah busi menggunakan feeler gauge untuk mendapatkan keakuratan.Trik untuk menunjukan busi bagus atau tidak yakni dapat diliat dengan kasat mata  jika elektroda masanya sudah menipis.

4. Trottole Body dan ISC

Selanjutnya anda harus bersihkan trottole body dan ISC menggunakan Carburrator Cleaner. Dan juga bersihkan pembersih yang nmenempel pada Trottole body dan ISC menggunakan lap yang bersih. Hal tersebut bertujuan agar ktika bahan bakar dan udara menyatu tidak ada debu yan terbawa kedalam ruang pembakaran. Tentunya agar tidak melenceng dalam mengatur rpm karena Isc berfungsi untuk mengatur rpm.

Gambar terkait
5. Fuel Filter atau FF

Bersihkanlah FF dengan menyemprot lubang masuk atau keluar bahan bakar dari FF menggunakan kompresor (angin). Ini dilakukan bertujuan agar FF berfungsi dengan baik sehingga tidak ada penyumbatan dalam FF atau pun terbawa nya debu keruang pembakran.

6. Oli

Mengganti oli yang sudah lama dengan yang baru agar tidak terjadi ke ausan pada mesin sehingga langkah kompresi tetap stabil. Untuk mesin tetap nyaman dan tidak cepat aus maka penggantian oli ini harus dilkukan secara berkala. Inilah yang membuat  kestabilan dan suhu pada ruang pembakaran tetap terjaga.

7. Uji Emisi

Tahap terakhir lakukan yaitu Uji Emisi dengan menggunakan alat Egine Analizer. Ini dilakukan untuk mengetahui proses pembakaran pada mesin sudah efisien atau tidak dan CO ideal berkisar di bawah 1 persen. Bila alat tersebut menunjukan dibawah 1 persen maka CO pada proses pembakaran masih efisien. Tetapi jika alat tersebut menujukan hasil di atas 1 persen maka proses pembakaran tersebut sudah tidak efisien. Dan biasanya harus dilakukan service pada sistem bahan bakar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *