Menakjubkan Oli Daur Ulang Memiliki Kaya Manfaat !

Menakjubkan Oli Daur Ulang Memiliki Kaya Manfaat !

Cara Mengganti Oli Mesin Mobil

Oli mobil memiliki peran yang sangat penting baik dalam menjaga performa mesin kendaraan ataupun rem. Oli juga merupakan sarana wajib saat tune up mobil. Tanpa oli mesin tidak akan mungkin berjalan dengan mulus. Begitu juga dengan rem mobil yang juga membutuhkan oli untuk menjaganya tetap beroperasi dengan baik.  Hal itu karena sifat oli sebagai pelumas dan mampu menjaga komponen mesin ataupun rem dari gesekan. Demi untuk menjaga mobil agar tetap awet maka oli harus diganti secara berkala, setidaknya 3 bulan sekali atau sekitar 5000 km. Tentunya akan lebih mudah jika pemilik kendaraan tahu cara mengganti dan mengecek oli sendiri. Selain itu dengan mengganti oli mobil sendiri juga bisa lebih menghemat biaya.

Pergantian oli dan saringan oli mesin merupakan salah satu hal terpenting yang harus lakukan. Di sebabkan demi  menjaga kondisi mobil Anda. Seiring berjalanya waktu oli mesin akan menurun kualitasnya dan saringan oli akan penuh dengan kotoran. Tergantung pada kebiasaan menyetir dan tipe mesin mobil. Jangka  waktu biasanya berkisar dari 3 bulan atau sekitar 5000 km sampai pada 24 bulan atau sekitar 32.000 km. Bisa dikatakan mengganti oli merupakan pekerjaan yang mudah dan murah. Maka  lebih cepat anda mengganti oli saat dibutuhkan akan lebih baik.

Hasil gambar untuk mengganti oli

Cara 1 Dengan Membuang Oli

1. Angkatlah  Mobil Anda

  • Gunakanlah dongkrak dan penyangga.
  • Di permukaan yang datar pasang rem tangan dan dongkrak mobil Anda maka tahan dengan penyangga.
  • Posisi penyangga yang salah akan merusak mobil Anda maka pastikan Anda telah membaca buku petunjuk mobil Anda.
  • Dan juga sangat berbahaya untuk bekerja di bawah mobil yang berdiri di atas dongkrak. Pastikan Anda meletakkan mobil Anda pada penyangga.
  • Jika Anda menggunakan dongkrak untuk mengangkat kendaraan pastikan untuk mengganjal roda mobil Anda dengan balok.
  • Mintalah agar seseorang memandu Anda saat menaikkan dongkrak untuk memastikan Anda tidak kebablasan

2. Panaskan Mobil Anda Sejenak

Gambar terkait

  • Di perlukan waktu 2 sampai 3 menit sudah cukup untuk membuat oli sedikit encer dan akan mengalir lebih cepat.
  • Partikel yang padat dari kotoran akan tercampur pada oli dan cenderung mengendap saat oli dingin. Biarkan mengalir hingga bagian silinder akan bersih seluruhnya.
  • Pada waktu mesin masih hidup siapkanlah alat-alat yang diperlukan.
  • Anda akan memeerlukan oli yang baru, saringan oli baru, baki dan kertas koran bekas untuk menampung oli bekas dan mungkin kunci sok dan senter.
  • Bacalah petunjuk mobil Anda untuk memastikan jenis oli dan saringan yang diperlukan.
  • Bengkel mobil akan bisa menjelaskan apa jenis oli dan saringan oli yang anda butuhkan jika anda bisa menyebutkan merk dan model mobil Anda.

3. Bukalah Penutup Oli

Bukalah kap mesin dan cari posisi penutup oli yang ada pada bagian atas mesin. Tambahakan oli baru setelah oli lama dibuang. Dengan membukanya tutup oli ini maka oli lama akan lebih mudah mengalir karena ada aliran udara di bagian atas silinder.

4. Carilah Bak Oli

Gambar terkait

Di bagian bawah mesin anda harus cari bak datar yang posisinya lebih dekat ke mesin. Terdapat baut penutup di bagian dasarnya. Baut penutup ini yang harus Anda buka untuk membuang oli lama. Letakkan baki dan beberapa lembar koran bekas di bawah lubang pembuangan itu untuk menampung oli lama.

Jika tidak bisa mengetahui yang mana bak oli dan bak transmisi. Cobalah nyalakan mesin selama lima sampai sepuluh menit. Baut penutup oli akan terasa panas dan bak transmisi tidak akan terasa panas.

5. Bukalah Baut Penutup

  • Kendurkan dengan cara memutar berlawanan dengan arah jarum jam
  • Gunakan kunci sok bila Anda memiliki ruangan untuk bergerak
  • Buka dan ganti seal kertas pada baut tersebut, namun apabila segell terbuat dari logam maka ini dapat digunakan kembali apabila kondisinya masih bagus.
  • Kemudian Oli akan segera mengalir dari bak setelah Anda membukanya,dan alirannya akan sedikit miring, agak sulit untuk ditampung.
  • Begitu Anda sudah mengendurkan baut dengan menggunakan kunci bukalah secara keseluruhan menggunakan tangan.
  • Pastikan Anda menempatkan baki dan koran bekas tepat dibawahnya sebelum Anda buka bautnya.
  • Hati – hati jangan sampai baut tercelup ke dalam baki berisi oli karena akan susah untuk diambil kembali.
  • Jika Anda menjatuhkannya ke dalam baki maka gunakan magnet untuk mengambilnya.
  • Cara lain untuk “menyelamatkan” baut penutup dengan cara memanfaatkan corong. Ambilah baut dengan menggunakan corong, begitu baut jatuh ke dalam corong, ambil segera.
  • Jika Anda butuh alat untuk melepaskan baut oli, bagian yang berbentuk seperti pipa pada kunci sok bisa dimanfaatkan. Jika sampai perlu menggunakan alat ini, berarti bautnya terlalu kencang.
  • Letakkan juga beberapa lembar koran bekas agar ceceran oli tidak terlalu mangotori lantai.

Hasil gambar untuk buka penutup baut oli

6. Tunggu

  • Beberapa menit sebelumnya semua oli lama keluar dari lubang pembuangan.
  • Pada saat oli sudah keluar semua maka pasang kembali baut penutup.
  • kencangkan dahulu dengan tangan agar alur baut tetap aman, kemudian kencangkan kembali dengan kunci pas.
  • Jangan lupa untuk mengganti seal baut nya bila perlu.
  • Pada saat Anda mengintip di bagian kolong mesin mobil maka coba cari semacam silinder berwarna biru atau putih.
  • Itulah saringan oli selanjutnya akan Anda ganti.

 

Cara Kedua Mengganti kan Saringan Oli

Gambar terkait

1. Temukanlah Posisi Saringan Oli

Saringan oli tidak berada pada posisi yang sama jadi bisa saja di bagian depan, belakang atau samping dari mesin. Ini tergantung jenis mobilnya dan pada filter baru yang akan dipasangseperti itulah benda yang harus anda temukan. Pada umumnya saringan oli berwarna putih, biru atau hitam, berbentuk silinder sepanjang 10-15 cm dan lebarnya sekitar 8 cm, seperti kaleng makanan. Beberapa jenis mobil mewah seperti BMW, Mercedes, Volvo model baru mungkin memiliki saringan berbentuk elemen atau cartrige. Biasanya  bukan berbentuk silinder yang diputar. Anda diharuskan membuka tutup bak penampung saringan dan mengangkat saringannya.

2. Lepaskanlah Saringan Oli

  • Peganglah dengan kuat dan putar perlahan berlawanan dengan arah jarum jam. Lapisan plastik dan minyak akan membuat tabung saringan oli menjadi berubah licin.
  • Kemudian gunakan kain atau sarung tangan kasar untuk membantu proses pembukaan saringan. Alat pembuka filter biasanya seperti sabuk karet untuk menggenggam tabung saringan. Yang mana bisa membuatnya dari fanbelt bekas yang mungkin anda temukan di garasi.
  • Pastikan bahwa baki penampung oli lama masih berada di tempatnya. Mungkin masih ada sedikit oli yang terdapat di tabung saringan yang akan mengalir saat saringan dibuka.
  • Saat mencopot saringan oli pastikanlah seal karet berbentuk lingkaran juga ikut terlepas. Apabila masih menempel pada mesin maka saringan baru mungkin tidak akan bisa rapat dan oli akan bocor. Jadi bila masih menempel mak tarik saja perlahan menggunakan jari. Atau bisa juga di cungkil dengan obeng untuk melepaskan bagian yang lengket.
  • Untuk mencegah kebocoran yang terlalu besar saat membuka filter dapat membungkusnya dulu dengan kantong plastik. Hal ini untuk menampung oli yang mengalir. Kemudian balikkan saringan oli dan biarkan di dalam plastik.

Hasil gambar untuk lepaskan saringan oli mobil

3. Siapkan Saringan Yang  Baru

Celupkanlah ujung jari Anda ke dalam oli yang baru dan oleskan pada sekitar seal lingkaran pada saringan baru. Ini di gunakan untuk melumasinya dan membentuk sekat yang baik dan memudahkan untuk dilepas di kemudian hari.

Bisa juga dengan menuangkan sedikit oli ke dalam saringan oli baru sebelum dipasang kembali ini akan mengurangi waktu yang diperlukan olehmesin mobil untuk mendapatkan kembali tekanan oli yang cukup. Jika saringan oli terpasang dalam posisi vertikal maka bisa mengisinya hingga hampir penuh. Namun  Jika posisinya miring maka oli mungkin akan tumpah sedikit saat pemasangan saringan oli.

4. Pasang Saringan Oli Baru Yang Telah Dilumasi

Umumnya terdapat petunjuk seberapa kencang Anda bisa memasang saringan itu. Coba anda lihat spesifikasi pada kotaknya untuk petunjuk yang lebih spesifik. Anda harus mengencangkan filter sehingga segel menyentuh mesin dan putar seperempat putaran lagi.

Cara Ketiga Menuangkan Oli Yang Baru

Hasil gambar untuk menuangkan oli

1. Tuangkan Oli Baru Ke Lubang Pengisian

  • Jumlah harus sesuai dengan petunjuk penggunaan mobil Anda dan pada umumnya di bagian “kapasitas”.
  • Jika menuangkan oli dengan posisi mulut botol masih di atas maka oli akan mengalir lebih lembut tanpa gelembung udara.
  • Pastikan Anda dapat menggunakan oli yang benar.
  • Anda bisa menggunakan oli 10W-30 tapi Anda harus memastikannya dengan membaca petunjuk pemakaian mobil atau mekanik yang berpengalaman di bengkel.
  • Jangan selalu mempercayai pada tanda pengukur oli untuk ukuran yang tepat. Hasilnya bisa salah terutama bila mesin baru saja berhenti berputar. Ditandai dengan menampilkan jumlah oli yang kurang, karena masih banyak oli berputar dalam mesin.
  • Jika Anda ingin memeriksa dengan akurat maka lakukan di pagi hari saat mobil diparkir dalam permukaan yang datar, dan kondisi mesin dingin.

2. Pasanglah Kembali Tutup Pengisian Oli

  • Periksa apakah masih terdapat alat alat yang tertinggal di sekitar mesin.
  • Bersikahlah dengan melap tetesan-tetesan oli sebersih mungkin.
  • Meskipun ini tidak berbahaya tetapi tetesan oli pada mesin akan menguap dan menimbulkan asap saat mesin menjadi panas dan akan membuat Anda panik serta bau tidak sedap.

3. Nyalakanlah  Mesin

Gambar terkait

  • Pastikan lampu indikator tekanan oli sudah mati setelah mesin menyala.
  • Poisisikan persneling pada netral dan rem tangan yang terpasang
  • Lalu periksalah apakah ada tetesan oli dari mesin.
  • Bila saringan oli atau baut penutup oli kurang kencang maka kebocoran akan terjadi.
  • Nyalakan mesin sebentar untuk meningkatkan tekanan dan pastikan semua bagian telah terpasang baik. .

4. Reset Lampu Indikator Di Penggantian Oli

Bebeda dengan caranya tergantug merk dan jenis mobil Anda. Maka periksa buku petunjuk pemakaian mobil Anda untuk cara yang benar. Untuk mobil keluaran GM anda harus mematikan mesin dan menyalakan kunci kontak tanpa menyalakan mesin. Setelah itu tekan pedal gas tiga kali masing masing sepuluh detik. Pada saat mesin masih menyala lampu indikator penggantian oli telah direset.

Cara Keempat Membuang Oli Yang Bekas

Gambar terkait

1. Tuangkan Oli Yang  Bekas Pada Wadah Yang Bisa Ditutup

  • Setelah mengganti oli kemudian tuangkan oli bekas dari baki ke dalam wadah yang lebih permanen.
  • Tuangkan ke dalam kaleng oli yang baru saja dipakai juga ide bagus.
  • Gunakanlah corong plastik dan tuang oli bekas ke dalamnya.
  • Tandai kaleng tersebut dengan tulisan “oli bekas” agar tidak salah nantinya.
  • Cara lain bisa saja dengan botol susu bekas, botol cairan pembersih kaca, atau botol plastik lain. Namun jangan lupa tandai botol tersebut dengan jelas.
  • Jangan simpan oli di wadah yang mengandung bahan kimia seperti pemutih, pestisida, cat atau cairan anti beku karena akan mempersulit proses daur ulang.

2. Pastikan Saringan Oli Bekas Juga Telah Kering

Tuangkanlah sisa oli pada saringan oli jadi satu dengan oli bekas. Saringanlah oli juga dapat di daur ulang.

3. Cari Tempat Penampungan

Gambar terkait

Toko yang mampu menjual lebih dari 1000 saringan oli per tahun harus mau menerima filter bekas. Banyak beberapa bengkel tempat ganti oli juga akan menyimpan pli bekas Anda, mungkin dengan sedikit biaya

4. Coba Oli Yang  Didaur Ulang Lain Kali

Oli yang di daur ulang telah diolah kembali menjadi sama dengan oli baru. Proses ini lebih mudah daripada menggunakan minyak bumi yang terlebih dahulu harus ditambang. Dan juga  dapat membantu mengurangi impor minyak. Mungkin saja harga oli daur ulang ini lebih ekonomis daripada oli “baru” .

Peringatan

  • Jangan sampai anda salah membedakan antara lubang pengisian oli mesin dan oli transmisi. Transmisi bisa rusak kalau Anda masukkan oli mesin.
  • Jangan sampai kulit Anda melepuh karena bagian-bagian mesin bisa saja masih cukup panas meskipun mesin telah mati beberapa waktu.
  • Hal yang Anda Butuhkan adalah Oli sebanyak 4-6 liter.
  • Pastikan olinya sudah sesuai dengan standar API yang sesuai dengan mobil Anda. Mobil keluaran tahun 2004 keatas akan membutuhkan standar “SM” yang lebih baik lagi daripada oli untuk kendaraan lama.
  • Kunci sok digunakan untuk mobil Eropa atau Jepang dan Anda mungkin membutuhkan kunci pas.
  • Saringan oli yakni Saringan dengan lapisan kasar akan lebih mudah untuk dipasang dan dikencangkan.
  • Kunci khusus saringan oli (jika perlu) Ada beberapa ukuran kunci ini yaitu tergantung diameter saringan. Kunci yang mahal memiliki ukuran ganda yang akan lebih mudah dipakai.
  • Ruangan untuk Anda dapat masuk ke bagian kolong mobil. Undakan atau penahan mobil / jack stand merupakan alat yang paling aman.
  • Baki digunakan untuk menampung oli bekas, corong dan botol besar yang kuat untuk memindahkannya.
  • Lap oli ataupun tisu.
  • Beberapa mobil mungkin mengharuskan Anda membuka dahulu panel atas atau bawah mesin.

Gambar terkait

Tips

  • Ada baut pembuangan oli di pasaran yang bisa mempermudah penggantian oli dan tidak membuat berantakan.
  • Untuk saringan oli yang susah dilepas gunakanlah palu dan obeng besar sebagai “pahat” untuk memutar saringan oli berlawanan degan arah jarum jam. Perhatikan begitu saat buat lubang pada dinding saringan dan jangan nyalakan mesin sampai saringan diganti.
  • Pertimbangkan untuk bisa menggunakan penyerap oli yang ramah lingkungan. Ini akan memastikan garasi Anda tetap bersih. Produk seperti penyerap kotoran anak kucing atau produk berbasis tanah liat tidak cocok untuk hal ini. Anda bisa menemukan berbagai bentuk penyerap oli yang ramah lingkungan dan mudah dipakai dan dapat didaur ulang.
  • Untuk mencegah tangan Anda berlumuran oli saat membuka baut penutup, saat Anda memutar bautnya, tetap tekan bautnya ke atas. Pada saat Anda merasa baut sudah terlepas seluruhnya dari alurnya, tarik dengan cepat. Mungkin hanya sedikit saja tetesan oli yang akan mengenai Anda. Bungkuslah pergelangan Anda dengan lap saat membuka bautnya.

jika kamu ingin mengatasi baretan pada mobil, silahkan baca artikel cara menghilangkan baret pada mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *