Beberapa Jenis Bahan Bakar Yang Belum Diketahui Orang Banyak

Beberapa Jenis Bahan Bakar Yang Belum Diketahui Orang Banyak

Mungkin diantara kalian yang memiliki kendaraan bermobil maupun bermotor sangat tidak asing dengan bahan bakar minyak yang digunakan terutama bensin. Kinerja bensin pun sudah bisa ditebak yakni saat bensin di tuangkan kedalam mobil pada tempat bensin maka secara otomatis bensin yang ada di dalam kendaraan tersebut akan bekerja secara optimal saat kendaraan di nyalakan ataupun digunakan.

Gambar terkait

Untuk melepas daya bahan bahan bakar yang terkandung yakni dengan melewati reaksi ekstotermal dan reaksi nuklir seperti fusi nuklir dan fisi nuklir. Biasanya bahan bakar mempunyai daya panas yang kemungkinan besar dapat dilepas maupun di manipulasi.

Pada umumnya sebuah bahan bakar akan di pakai oleh beberapa orang dengan melewati sistem pembakaran terlebih dahulu atau biasa disebut dengan reaksi redoks. Reaksi redoks ini merupakan proses dimana bahan bakar tersebut akan melepas panas yang di hasilkan setelah bereaksi dengan oksigen.

Gambar terkait

Hidrokarbon juga termasuk jenis bahan bakar yang kerap kali di gunakan oleh masyarakat, hidrokarbon sendiri juga terkandung pada bahan bakar yang biasa kita gunakan seperti solar dan bensin. Selain hidrokarbon bahan bakar yang biasa digunakan oleh beberapa orang yakni logam radioaktif.

Dari penjelasan diatas tentu saja membuka pikiran anda bahwa sebenarnya bahan bakar memiliki jenis yang cukup banyak yang tentunya sebagian dari anda sudah mengetahui. Tetapi untuk lebih jelasnya alangkah baiknya jika anda dapat menyimak berbagai macam jenis bahan bakar menurut beberapa dimensi.

Dilihat Dari Sudut Ketersediaan Materi

Jika melihat bahan bakar berdasarkan dari ketersediaan materinya maka akan ditemukan 2 jenis yakni bahan bakar berkelanjutan dan bahan bakar tidak berkelanjutan.

  1. Bahan bakar berkelanjutan merupakan bahan bakar yang tidak akan habis meskipun dipakai terus – menerus sperti halnya Matahari.
  2. Bahan bakar tidak berkelanjutan merupakan bahan bakar yang bersumber pada materi yang berbentuk konsumtif dan tidak berkepanjangan jika diambil. Seperti halnya bahan bakar yang berbasiskan karbon yakni beberapa olahan minyak bumi.

Dilihat dari wujudnya

Jika dilihat dari  wujud bentuknya bahan bakar minyak terbagi menjadi tiga yakni padat, cair dan juga gas.

1. Padat

Bahan bakar padat merupakan suatu materi materi padat yang dapat diubah menjadi bentuk lain yakni berbentuk energy. Contoh yang paling mudah untuk bahan bakar padat ini seperti batu bara.

Kandungan fisik batu bara memiliki kandungan air, nilai panas, bahan yang dapat lebih cepat menguap dan abu. Sedangkan jika kita melihat kandungan kimia yang terdapat pada batu bara kita akan menemukan seperti hidrogen, karbon, sulfur dan juga oksigen.

2. Gas

Bahan bakar gas tentu saja berupa gas yang memiliki daya panas sesuai kadarnya. Beberapa jenis bahan bakar gas yang perlu anda ketahui seperti :

  1. bahan bakar gas yang dibuat dari minyak bumi seperti : gas hasil penyulingan, gas hasil gasifikasi minyak dan gas petroleum cair atau biasa disebut dengan gas LPG.
  2. bahan bakar gas yang terbentuk secara alami dari alam, seperti misalnya : metan dari hasil penambangan batu bara dan gas alam.
  3. bahan bakar gas yang terbuat dari bahan bakar padat seperti : hasil dari sistem industri yang lainseperti gas blast furnace, gas yang terbentuk dari batu bara dan juga gas yang terbentuk dari biomasa dan limbah.
  4. bahan bakar dari sistem fermentasi

Bahan bakar dengan nilai kalor yang tinggi dan tidak membutuhkan sarana penyimpanan disebut dengan gas alam. Gas alam ini bercampur dengan hawa dan tidak dapat menghasilkan asap. Selain itu pada gas alam anda tidak akan menemukan unsur sulfur di dalamnya sehingga lebih enteng dari hawa dan menebar kehawa dengan sangat mudah jika terjadi kebocoran. Metan merupakan komponen yang dimiliki gas alam dan termasuk yang paling utama karena memiliki  jumlah sebesar 95 % dari keseluruhan volume dan hal ini lah yang menyebabkan metan biasanya di gunakan untuk perbandingan karakter bahan bakar gas alam dengan bahan bakar lainnya. Komponen lainnya yang dimiliki gas seperti : karbon dioksida, etan, propan, nitrogen, pentan dan juga gas- gas lainnya yang berjumlah cukup keci termasuk juga jumlah sulfur yang sangat sedikit. Perlu anda ketahui bahwa nilai panas pada bahan bakar gas disebutkan dalam kilokalori per normal meter kubik kKal / Nm3 yang ditetapkan pada suhu normal 20 C dan desakan normal sebesar 760 mm Hg.

3. Cair

Gambar terkait

Minyak atau petroleum yang berasal dari kata  petro dan leaum , petro yang artinya rock (batu) sedangkan leaum adalah oil (minyak). Kombinasi molekul karbon dan hydrogen yang biasa disebut dengan hidro karbon merupakan bagian besar yang berada dalam minyak dan gas. Minyak dan gas terbuat dari siklus yang natural atau alamiah yakni diawali dari sendimensi yang berada pada bekas tumbuhan dan binatang yang terjebak sepanjang tahun dan pada biasanya berlangsung jauh dibasic lautan. Beberapa material seperti organikakan beralih jadi minyak dan gas yang diakibatkan oleh dampak kombinasi temperatur  dan desakan di area dalam kerak bumi dan sebagian dari minyak gas tersebut akan membentuk sebuah resorvir – resorvir.

Bahan bakar cair sendiri seperti BBM (Bahan bakar minyak ), BBM terdiri dari beebagai jenis hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi dan sering kali terbagi dalam campuran lainnya. Pada umumnya BBM menggunakan bahan yang didalamnya dapat mudah menguap atau biasa disebut dengan volality seperti hidrokarbon dan kombinasi lainnya. Kandungan volality dalam minyak bumi ini termasuk sedikitdari BBM sehingga BBM sendiri harus terpisahkan dengan minyak bumi mentah melalui tahap destilasi inilah yang akan memisahkan BBM dengan minyak bumi mentah. Namun sayangnya pada tahap ini BBM yang dihasilkan lebih sedikit daripada minyak bumi mentah maka dari itu lanjutlah pada ketahap proses berikutnya yaitu penyulingan. Penyulingan ini hanya di peruntukan untuk minyak bumi yang bertujuan agar volality hidrokarbon pada minyak mentah setara dengan kadar volality yang dimiliki oleh BBM. Pada rentetan tahapan tersebut tentu saja BBM yang dibuat adalah BBM dari kombinasi hidrokarbon – hidrokarbon dengan kandungan volality yang setara.

Jenis Hidrokarbon Minyak Bumi

Gambar terkait

Komposisi dan sifat dari BBM di tentukan dari beberapa aspek seperti jenis dan kandungan minyak bumi mentah yang terkandung aslinya. Proses penyulingan yang dipakai tergantung dari beberapa karakter zat yang kombinasi ditambahkan sebagai peningkatan mutu BBM. Minyak bumi sendiri terbagi dalam beberapa macam jenis hidrokarbon diantaranya sebagai berikut ini :

1. Naphthene (CnH2n)

Jenis naphthene ini meskipun memiliki tipe sama dengan Olefin, tetapi  jenis ini mempunyai karakter yang sangat berbeda salah satunya pada naphthene terdapat senyawa cincin (cyclic compounds) yang jemu, sedangkan berbeda dengan yang terdapat  pada Olefin senyawa lurus dan pada karbonnya tetap ada senyawa tapi tidak jemu.

2. Paraflin (CnH2n+2)

Paraffin wax  merupakan rangkaian yang  sangat lurus dan bercabang. Jenis ini memiliki sifat karakter yang sangat stabil reaksi dengan gas chloor dan terdapat banyak pada semuanya jenis minyak bumi.

3. Olefin atau Ethylene (CnH2n)

Olefin yang memiliki titik didih cukup rendah tak terkandung dalam minyak bumi melainkan pada minyak hasil cracking atau perengkahan. Jenis olefin ini terbagi dalam senyawa tak jemu,amat mudah bereaksi dengan gas chloor, terdpat  asam chlorida dan asam sulfat.

 4. Aromatik (CnH2n-6)

Aromatik atau pada umum dimaksud jenis benzene yakni  jenis  yang amat mudah bereaksi dengan senyawa organik lain. Pada Minyak bumi tidak ada kandungan senyawa benzene atau toluene namun yang unik minyak bumi dari Sumatra dan Kalimantan memiliki kandungan senyawa aromatik ini merupakan hal yang langka.

5. Diolefin (CnH2n-2)

Pada jenis ini sifatnya hampir sama dengan olefin namun perbedaannya pada diolefinlebill aktif  bahkan dapat membuat polimer dan senyawa tak jemu lainnya menjadi molekul yang besar seperti  sejenis karet (gum). Jenis ini tidak ditemukan dalam minyak bumi, hanya terdapat pada hidrokarbon rengkahan.

Beberapa Hasil Pemrosesan Minyak Bumi Yang Anda Harus Tau Yakni Sebagai Berikut :

Gambar terkait

1.Industrial diesel oil (IDO)

Jenis bahan bakar minyak ini digunakan untuk kepentigan industri namu lebih berat dari kapaitas solar dan biasanya IDO ini digunakan untuk mencairkan BBM yang lebih berat.

2.Residual fuel oil

Jenis bahan bakar minyak ini memiliki kapasitas lebih berat dari IDO tentunya dari solar juga. Harga bahan bakar minyak jenis ini lebih murah dari IDO dan biasaya digunakan untuk kebutuhan pabrik desain spesial untuk burnernya.

3.Minyak pelumas

Minyak pelumas  merupakan produk yang paling penting karena sering digunakan untuk sebagai pelumas mesin pada bagian permukaan dengan bergesekan dan bergerak menghindari keausan. Seperti halnya silinder motor bakar, gear – box , turbin dan lainya.

4.Gemuk (greases)

Jenis bahan bakar minyak ini merupakan pelumas yang namun berupa padat dengan pemakainyan sebagai bantalan yang dapat beroperasi pada saat suhu tinggi dan digunakan pula agar beraing tidak bocor..

5.Lilin (wax)

Wax ini merupakan hasil pengmabilan sampel yang berasal dari kilang minyak pelumas. Penggunaan lilin ini sebagai ” water proof ” atau ” vapor proof ” untuk container kotak roti atau makanan yang dibekukan. Selain itu juga di gunakan untuk untuk membuat cetakan (mold) bagian mesin.

6.Aspal

Aspal ini terbuat dari residu minyak bumi yang  jenis tertentu dan dapat digunakan untuk pembuatan jalan serta kombinasi industi atap bangunan.

7.Kokas

Kokas merupakan hasil pengambilan sampel produk sistem cracking residu yang berupa benda  padat. Kokas biasanya digunakan untuk bahan bakar dan juga untuk melelehkan metal pada industri pengecoran logam. Bebrapa pabrik menggunakan kokas sebagai bahan  pembuatan elektroda batang las, blasting logam, kompound (ampelas) dan bahan yang tahan suhu tinggi.

8.Carbon black

Carbon black merupakan hasil yang sama seperti kokas yakni dari perengkahan. Jenis bahan bakar ini digunakan untuk pabrik ban kendaraan,industri tinta, industri karet dan sebagainya.

9.Product Petrokimia (petrochemical)

Jenis bahan bakar ini merupakan nama umum dari product minyak bumi seperti ethylene, propylene, butylene, isobutylene, cyclohexane, dan phenol yang disebut senyawa organik, sedang yang anorganik seperti amonia dan hidrogen peroksida.

10.Product Petrokimia kelanjutan (Secondary petroleum product)

Jenis bahan bakar ini merupakan product yang tiap waktu senantiasa bertambah dikarenakan oleh penemuan baru. Misalnya saja beraneka detergen, bermacam – macam karet sintetik, dan macam – macam fibre-glass. Product ini juga terdapat campuran sebagian product plastik, line,polyethylene, politur dll.

11.Gasoline

Hasil gambar untuk gasoline

Gasoline merupakan BBM yang banyak digunakan bahkan hampir 45% keseluruhan product minyak bumi diusahakan jadi BBM jenis ini. Gasoline ini beberapa banyak dimunculkan dari sistem sekunder yang mana diharuskan mempunyai angka oktan cukup tinggi. BBM jenis ini di Indonesia seperti Premium, Super dan atau benzole. Digunakan untuk bahan bakar kendaraan penumpang, motor dan pesawat terbang yg tidak bermesin jet.

12.LPG

Hasil gambar untuk lpg

LPG atau biasa disebut dengan liquid pressure gas merupakan  bahan bakar yang sangat ramah terhadap lingkungan dan biasanya  jenis gas ini digunakan untuk memenuhi di rumah tangga, restoran dan kantor. LPG tentu saja tergolong bahan bakar yang bersih dan praktis, setara dengan bahan bakar gas yang digunakan untuk kendaraan seperti  bahan bakar BBG.

13.Kerosene

Kerosene merupakan fraksi yang lebih berat dari gasoline dan juga sangat mudah menguap. yaitu fraksi lebih berat daripada gasoline, dan gampang menguap.kebutuhan dengan menggunakan BBM ini cukup rendah karena pada mulanyan digunakan untuk penerangan lampu dan sampainya sekarang digunakanuntuk keperluan rumah tangga serta keperluan pertanian. Pada negara berkembang penggunaan korosene digunakan untuk bahan bakar pesawat yang mempunyai mesin jet.

14.Solar

Pada faktanya peningkatan terjadi pada penggunaan solar secara terus menerus  hal ini diakibatkan semakin tingginya laju ekonomi. Solar ini biasanya digunakan untuk kendaraan tranportasi darat, laut dan mesin pembangkit listrik. Untuk lebih jelasnya baca artikel  Kupas Tuntas Mengenai Solar Sampai Proses Pembuatannya!

Spesifikasi bahan bakar minyak ini diantaranya : 

1. Pertamax

Pertamax memiliki angka oktan sebesar 92 dan digunakan untuk kendaraan berkompresi tinggi serta mampu membersihkan ruang bakar karbon dan IVPF. Untuk lebih detailnya baca Beberapa Fakta Pertamax Yang Akan Membuat Anda Tercengang !

 2. Pertamak Plus

Hasil gambar untuk pertamax

Pertamax plus memiliki oktan sebanyak 95 minimunnya tentu saja nilai oktan ini lebih tinggi dari premium. Pertamax plus ini tidak diberi warna tambahan pada pembuatannya dan tentunya pertamax plus ini bening. Pertamax plus di rekomendasikan untuk kendaraan dengan keluaran tahun 1992 keatas atau kendaraan dengan katalistik konventer.

Pertamax plus sendiri merupakan bahan bakar kendaraan dengan tidak memiliki kadar timbal didalamnya yang diluncurkan dari HOMC dengan kualitas maksimum dan di dalamnya terdapat zat aditif keluaran paling baru sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Bahan bakar ini tentunya untuk kendaraan dengan kompresi mesin yang tinggi dan dijamin aman untuk kesehatan manusia.
3. Premium

Gambar terkait

Premium merupakan bahan bakar dengan kandungan timbal sebagai oktan booster (TEL) yang memiliki warna kekuningan. Warna kekuningan pada jenis bahan bakar ini dikarenakan oleh penambahan warna sebagai pembeda bahan bakar lainnya. Bahan bakar jenis ini biasanya digunakan untuk kendaraan motor dan mobil yang tidak memiliki katalistik konventer didalamnya. Jika anda menggunakan jenis bahan bakar ini untuk kendaraan berkompresi tinggi makan akan menjadikan pori – pori katalis tertutup oleh timbah yang ada didalamnya sehingga mengakibatkan pencemaran udara pada lingkungan bahkan mesin akan menjadi rusak.

4. Premium Tanpa ada Timbal
Premium tanpa timbal ini merupakan bahan bakar motor bensin yg didalamnya tidak terdapat kandungan timbale dan komponen HOMC. Bahan bakar ini direkomendasikan untuk dipakai pada kendaraan yang memiliki Catalitic Conventer.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *